Selasa, 17 Maret 2015

PERIKANAN BUDIDAYA KUNCI KEMANDIRIAN BANGSA

KKPNews-Jakarta. Perikanan budidaya merupakan sub sektor yang bisa diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik pembudidaya maupun masyarakat di sekitar lingkungan budidaya. Selain sebagai ketahanan pangan dan gizi, perikanan budidaya juga mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian daerah.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, untuk tetap menjadi andalan, perikanan budidaya di tuntut untuk mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya akan menjadikan perikanan budidaya sebagai fokus pembangunan kelautan dan perikanan di tahun 2015. Bahkan ia menambahkan perikanan budidaya ini bisa memiliki pasar tersendiri sehingga mampu meningkatkan penjualan pembudidaya ikan di Indonesia.
“Memang tiga hingga empat bulan ini saya tidak menyentuh perikanan budidaya sama sekali, tapi kan dari tahun 1995 saya sudah sering berkomentar tentang industri perikanan, walaupun tidak memegang aquaculture,” kata Susi saat menjadi pembicara kunci pada acara Outloook Perikanan Budidaya 2015 di Jakarta, Kamis (26/02).
Menurutnya, dengan memfokuskan perikanan budidaya maka masyarakat Indonesia mampu merubah gaya hidupnya ke arah yang lebih sehat dan berkelanjutan. Pasalnya, dengan budidaya perikanan maka hasil laut di Indonesia akan lebih terjaga populasinya.”Saya yakin pada suatu saat, lifestyle masyarakat Indonesia akan berubah ke arah yang lebih sehat dan berkelanjutan dengan adanya budidaya perikanan ini,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto. Saat memberikan paparan, ia mengatakan bahwa saat ini perikanan budidaya harus menuju ke arah yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan. Dalam menghasilkan produk perikanan budidaya yang berkualitas, pelaku sektor ini harus bisa mandiri tidak tergantung dari pihak lain. Sehingga mampu bersaing di dalam negeri maupun pasar ekspor dan juga tetap memperhatikan lingkungan atau ramah lingkungan.
Terkait hal ini, KKP telah menetapkan tiga arah kebijakan untuk mewujudkan budidaya perikanan yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan. Tiga kebijakan tersebut adalah penguatan sarana dan prasaran perikanan budidaya yang berbasis pada kemampuan domestik. Berikutnya adalah peningkatan penerapan bisnis dan teknologi budidaya yang super efisien, sehingga mampu bersaing di pasar. “Disamping itu juga penerapan teknologi budidaya yang ramah lingkungan”, tambah Slamet. (RP/DS).

Motivasi Kehidupan

JAGALAH HATI......
Karena hati adalah pancaran kehidupan


 

Abon Ikan Khas Sibolga

Usaha Ekonomi Produktif

Usaha Abadi
Menjual Abon Ikan Oleh-Oleh Khas Sibolga.
Enak Gurih dan Nikmat
Kaya Akan Kalsium dan Bergizi Tinggi

Alamat : Jl. Sisingamangaraja No. 342 Blk Kelurahan Aek Habil
Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga 22533
HP: 082362128207

https://www.facebook.com/aliwardana.panggabean
http://aliwardanapaanggabeancenter.blogspot.com/
email :
aliwardanapanggabean.awp.gmail.com

Rabu, 04 Maret 2015

Mau Bercinta Lebih Hebat Dan Hot Malam Ini? Coba 4 Makanan Pembangkit Gairah Ini

Mau Bercinta Lebih Hebat Dan Hot Malam Ini? Coba 4 Makanan Pembangkit Gairah Ini

(Khusus bagi yang sudah punya pasangan)
Hubungan suami istri memang perlu dibangun dengan hangat agar cinta tidak pudar. Bukan hanya komunikasi, pengertian dan lain toleransi saja yang perlu dibina, bagaimana pun, kehidupan di atas ranjang juga perlu dihidupkan untuk menjaga pasangan tetap bersama Anda.
Nah, untuk menunjang kehidupan cinta Anda sekaligus menjaga kesehatan tubuh, ada makanan yang bisa membuat Anda dan pasangan makin #Hot malam ini. Seperti dikutip dari healthcom, makanan-makanan tersebut adalah :

1. Alpukat
Buah berdaging lembut ini dijadikan makanan aprodisiak karena kaya lemak tak jenuh sehat dan rendah lemak jenuh, sangat baik untuk kinerja jantung dan aliran arteri. Makanan apapun yang baik bagi jantung dan melancarkan peredaran darah akan baik pula untuk aktivitas fisik seperti #Seks . Lagipula, pria yang jantungnya sehat juga memiliki kemungkinan kecil mengalami gangguan seksual.
2. Kacang almond
Kacang almond bisa menjadi stimulan gairah seksual sekaligus bisa meningkatkan vitalitas tubuh. Almond juga merupakan makanan kaya mineral seperti seng, selenium dan vitamin E. Mineral seng itulah yang akan meningkatkan libido.
3. Strawberry
Buah asam manis yang cukup banyak digemari ini pun memiliki unsur #Seksi , dengan warnanya yang merah. Sumber asam folat dan vitamin B yang membantu menangkal kelahiran cacat fisik karena lemahnya sperma. Sperma yang sehat diperlukan untuk bayi yang sehat. Celupkan pada coklat untuk meningkatkan gairah.
4. Buah jeruk
Semua keluarga buah jeruk memiliki vitamin C yang kaya antioksidan dan asam folat yang bermanfaat untuk kesehatan reproduksi pria. Bukan hanya menjaga kerusakan sel, antioksidan juga bagus untuk produksi sperma sehat.

Jadi, ingin malam Anda lebih sehat nanti malam? Bisa dicoba salah satu nih dari daftar di atas.
Baca Artikel Lainya Disini :  http://wanita.cantiik.com

Apa yang Terjadi Ketika Wanita Mengalami Orgasme?

Apa yang Terjadi Ketika Wanita Mengalami Orgasme?


Detak Jantung Meningkat
Saat wanita sudah bergairah, detak jantungnya akan meningkat dan ia akan bernapas dengan lebih cepat. Beberapa otot tubuh akan mengencang. Payudara akan sedikit membesar dan puting payudara juga akan menegak. Sementara itu wajah, leher, dan dada akan bersemu merah. Dan, klitoris juga membesar.


Pelumas Alami dari Miss V
Saat orgasme, Miss V wanita akan mengeluarkan pelumas atau lubrikan alami. Fungsi dari lubrikan ini adalah untuk membuat hubungan seks tidak sakit dan lebih nyaman. Jika Miss. V terlalu kering, berhubungan seks akan terasa menyakitkan.


Miss V Akan Membuka Lebar
Ketika Anda mencapai orgasme, labia (mulut) Miss V Anda akan menipis dan membuka. Kemudian Miss V Anda akan membuka lebar. Hal ini terjadi karena darah mengalir ke area panggul Anda dan menciptakan sensasi hangat di area tersebut.


Klitoris Memendek Sebelum Klimaks
Apabila rangsangan seks itu terus terasa dan bertahan, segala perubahan yang terjadi (yang telah disebutkan di atas) akan terus terjadi berulang. Beberapa bagian otot tubuh juga akan membesar. Namun klitoris (daging atau gumpal jaringan kecil yang terdapat pada ujung atas lubang kemaluan perempuan) akan memendek 50 persen sebelum mencapai klimaks.


Kontraksi Semua Otot Tubuh
Kulit akan bersemu merah dan otot-otot di seluruh tubuh akan terus berkontraksi ketika wanita mencapai orgasme. Tekanan darah, detak jantung, dan kecepatan bernapas akan terus meningkat.


Kontraksi Ritmis di Bagian Luar Miss V
Bagian luar Miss V akan mengalami kontraksi ritmis. Kontraksi ritmis ini juga terjadi di rahim dan anus. Denyutan intens terjadi sekali dalam satu detik. Orgasme sedang bisa memiliki tiga hingga lima denyutan sementara orgasme intens memiliki 10 hingga 15 denyutan

Selasa, 03 Maret 2015

Kube Damai Karya Sejahtera

Usaha Jual Beli Ikan Basah
Jl. Sisingamangaraja No. 342 Sibolga HP: 082362128207





Sudah Saatnya Calon Walikota Membuat Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Bagi Anggota Karang Taruna. Beranikah?



                                                               # Usaha Ekonomi Produktif (UEP)

Karang Taruna tidak melupakan tanggung jawabnya bahwa kelak mereka harus produktif secara ekonomi untuk mendukung kehidupannya. Kegiatan ekonomi produktif yang dilaksanakan oleh Karang Taruna umumnya bertujuan untuk membuka peluang kerja bagi anggotanya sehingga kegiatan tersebut menjadi cikal bakal terbukanya kesempatan bekerja yang lebih luas.
Salah satu bentuk Usaha Ekonomi Produktif yang sering dijalankan adalah program KUBE (Kelompok Usaha Bersama). Program ini dijalankan secara berkelompok dengan beranggotakan 10 sampai 20 orang per kelompok. Tujuan umum dari penyelenggaraan UEP atau KUBE adalah:
  1. Meningkatkan kualitas hidup PMKS.
  2. Meningkatkan peran dalam proses industrialisasi, percepatan pengalihan teknologi, dan peningkatan kualitas SDM yang disertai penguatan kelembagaan.
  3. Meningkatkan peran masyarakat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing, serta peningkatan pendapatan pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
  4. Meningkatkan keberdayaan dan kualitas masyarakat pedesaan, sebagai salah satu modal sosial berupa jaringan kerjasama untuk memperkuat posisi tawar.
  5. Peningkatan dukungan bagi pembentukan dan pengembangan Kluster Industri berbasis teknologi serta peningkatan dukungan bagi penerapan Teknologi Tepat Guna.
  6. Program pengembangan komoditi unggulan daerah.
Usaha ekonomi produktif (UEP) ini biasanya disesuaikan dengan potensi lingkungan dan keterampilan yang dimiliki oleh pengurus atau anggotanya. Wilayah dengan potensi pertanian seperti Jawa dan Sumatera menunjukkan adanya korelasi dengan kegiatan ekonomi produktif yang ditekuni oleh Karang Taruna melalui budidaya tanaman pangan atau palawija.
Wilayah perkotaan menunjukkan kecenderungan usaha Karang Taruna di bidang jasa, dan daerah dengan hasil alam spesifik seperti rotan di Kalimantan mendorong Karang Taruna menekuni usaha kerajinan rotan. Meskipun antar daerah tetap memiliki keragaman jenis usaha, secara umum bidang-bidang kegiatan UEP yang dijalankan oleh Karang Taruna dapat dilihat dalam table berikut:
NO
JENIS KEGIATAN
1
Produksi
Kerajinan, Konveksi, Olahan Pangan, Alat Perabotan, dll.
2
Perdagangan
Hasil Bumi, produk olahan, barang-barang konsumen, dll.
3
Jasa
Perbengkelan, salon, pembayaran kolektif, desain, percetakan/sablon, dll.
4
Simpan Pinjam
Kelompok usaha, koperasi, arisan, iuran remaja, dll.
5
Peternakan
Peternakan unggas, ikan, hewan peliharaan, dll.
6
Pertanian
Tanaman pangan, palawija, tanaman hias, pembibitan, dll.
Kegiatan-kegiatan UEP umumnya didanai dari berbagai sumber pendanaan. Sumber atau pola pendanaan yang umum dilakukan antara lain :
  1. Bantuan dari pemerintah atau dinas terkait melalui paket bantuan stimulan, baik yang disertai dengan pelatihan teknis maupun tidak.
  2. Swadana anggota dan pengurus, dalam bentuk iuran maupun pinjaman.
  3. Penyisihan dari hasil usaha sebelumnya atau dana yang disisihkan dari sumber-sumber lain.
  4. Pinjaman perorangan, dari warga masyarakat, pengusaha atau sumber lain.
  5. Modal usaha yang diberikan oleh mitra, baik perorangan maupun perusahaan.
Agar Program UEP/KUBE dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran dan berkesinambungan, maka perlu diperhatikan 3 strategi utama yang harus dijalankan dalam mengelola program UEP dan KUBE, ke tiga strategi tersebut adalah:

1. PEMBERDAYAAN
a.         Peningkatan penyediaan infrastruktur dan jaringan pendukung;
b.        Peningkatan dukungan melalui pendekatan pembinaan Sentra-sentra produksi/Klaster disertai dukungan penyediaan Infrastruktur yang memadai;
c.         Memprioritaskan Usaha Mikro/Sektor Informal dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi pedesaan, terutama di daerah tertinggal dan kantong-kantong kemiskinan;
d.        Memfasilitasi pelatihan Budaya Usaha dan Kewirausahaan serta bimbingan teknis manajemen usaha.
2. PEMBINAAN
a.         Mendorong terciptanya diversifikasi usaha yang kompetitif.
b.        Peningkatan kemampuan manajemen.
c.         Peningkatan dan perluasan jaringan pemasaran dan hubungan sinergitas antara Industri Kecil dengan Industri besar.
3. PENGEMBANGAN
a.         Peningkatan SDM dan Kelembagaan melalui Pendidikan Latihan Ketrampilan Usaha dan Manajemen Usaha;
b.        Penciptaan jaringan kerjasama dan kemitraan usaha yang didukung oleh Organisasi Masyarakat setempat, Swasta dan Perguruan Tinggi;
c.         Memperluas akses kepada sumber permodalan khususnya Perbankan dan Lembaga Permodalan Masyarakat lainnya.