Kamis, 06 Agustus 2015

Strategy Pemenangan Balon Walikota dan Wakil Walikota



Fase Pertama Dalam Strategy Pemenangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Adalah :
I.                   D.I.K.E.N.A.L. Strategy Pilihan:
1.      Jadi Selebriti;
2.      Ikut Serta Dalam Kegiatan,Yang Banyak Disorot Media.

Fase Kedua Dalam Strategy Pemenangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Adalah :

II.                P.O.P.U.L.A.R.I.T.A.S. Strategy Pilihannya:
1.      Menjadi Selebritis yang selalu digosip kan sebagai orang bijak.
2.      Membuat Event dimana masyarakat, dapat mengenal Anda, secara luas, sebagai orang bijak

Fase Ketiga Dalam Strategy Pemenangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Adalah :

III.             E.L.E.K.T.A.B.I.L.I.T.A.S. pada fase ini tidak ada strategy pilihan! ada 10 poin yang harus dilakukan :
1.      Bentuk Team Penjaring Aspirasi dan Jurkam. Lakukan Gerilya Sampai Tingkat RW. Mengacu Pada Hasil Survey Pemetaan Calon Voters!!
2.      Bentuk Team Khusus Untuk Tanggungjwb Attribut Campign. Dari Ide, Design, Publishing, Distribusi, Sampai Pencopotan Setelah Campign.
3.      Bentuk Team Audit, Untuk Mengawasi Team Inti Dan Team Penjaring, Serta Team Atrribut. Pekerjakan Secara Independen!!
4.      Dengan Data Yang Didapat Team Penjaring. Buat Solusi Terhadap Isu Yang Berkembang Pada Dapil. Buat Solusinya Dan Jadikan Jargon!!!
5.      Gunakan Fasilitas Dari Partai Pendukung. Tapi Jangan Masukkan Anggota Partai Dalam Team Sukses, Kecuali Sudah Jelas Track Recordnya. dan Hanya Sebagai Jurkam!!!
6.      Manfaatkan Kesalahan yang Dibuat Oleh Incumbent/ Pemerintahan Sebelumnya, dan Munculkan Ide2 Segar, Sebagai Janji Campign!!!
7.      Libatkan Media,Terutama Media Sosial, Dalam Ekpos Janji Kampanye!!!
8.      Cari Moment2 Yang Bisa Dipakai Untuk,Membantu Rakyat Pada Dapil. Terutama, Yang Memiliki Dampak Masive!!
9.      Apabila Ada Debat Publik Dengan Kandidat Lain, Siapkan Team Khusus, Dengan Melibatkan LSM Yg Tau Permasalahan Dapil.
10.  Khusus Utk Incumbent!!! Jalankan Program Program Pro Rakyat,Khususnya yang Bersifat Masive, Selama Masa Kampanye.

Bagaimana mendesain pemilih menjadi pemilih sesungguhnya?



Momentum Pemilukada yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang harus menjadi kesempatan yang baik bagi rakyat untuk memperoleh pendidikan politik, agar pesta demokrasi lokal ini dapat berkorelasi positif dalam penguatan kebersamaan dan tetap terjaganya harmoni sosial.

Kita tentu berharap agar para elit politik lokal, para kandidat beserta segenap tim pemenangannya untuk membangun langkah dan perilaku yang konstruktif dan edukatif, agar Pemilukada itu menjadi pesta rakyat yang menyenangkan dan mencerahkan bukan menegangkan. 

Para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilukada harus memiliki good will dan political will untuk melakukan pendidikan politik, agar proses dan pelaksanaan kompetisi politik berjalan secara berkualitas dan berbudaya.

Para kandidat yang akan berlaga di medan persaingan harus mampu mengangkat isu dan tema konstruktif serta program-program yang realistik untuk mendorong perubahan dan kemajuan yang berarti.

Pertanyaannya adalah bagaimana mendesain pemilih menjadi pemilih sesungguhnya, bukan suporter (pemilih yang semu), sehingga dapat mendongkrak kualitas Pemilukada sekaligus mampu memberikan makna pendidikan politik bagi warga?.

Minggu, 19 Juli 2015

Smandu Kita

Banyak hal yang baru
Di Smandu kita
Kemajuan dan perbaikan

Tahun pun berganti
Berjuang tak henti
Karena semua ini milik kita
Karena semua ini Smandu kita, sendiri.

Hanya cita-cita dan juga harapan
Tak pernah henti kita impikan
Berjuta rintangan ada di hadapan
Namun semua kan kita taklukkan
Pasti semua bisa diwujudkan

Reff:
Lebih baik di sini
Smandu kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah yang kuasa
Semuanya berawal di sini
Smandu kita

(*)
Haruskah kita hentikan semua
Perjuangan Smandu kita
Back to Reff
---

Minggu, 05 Juli 2015

Selamat Hari Jadi Damai Comminity Kota Sibolga Ke- 4




Selamat Hari Jadi Damai Comminity Kota Sibolga Ke- 4 Tahun 2015

Organisasi adalah dunia kita. tempat kita berteduh, tempat kita bekerja, dan tempat kita berkontribusi. Kata-kata mutiara berikut bercerita tentang organisasi. Semoga setelah membaca artikel ini, anda dan organisasi anda menjadi lebih baik. Selamat menyaksikan.

1.      Kepemimpinan dan organisasi adalah dua hal yang tak terpisahkan organisasi melatih kepemimpinan, dan kepemimpinan menjamin kelangsungan organisasi.
2.      Meskipun organisasi memiliki sistem organisasi yang baik, jika kebersamaan orang-orang didalamnya memudar, maka lambat laun organisasi tersebut juga akan ikut memudar.
3.      Perubahan sedang terjadi disekitar kita. jika menguntungkan, kita harus memasukkan perubahan-perubahan tersebut kedalam organisasi sebelum semuanya terlambat.
4.      Bagi seorang anak muda, organisasi adalah senjata utama dalam melatih kemampuan kepemimpinan mereka.
5.      dalam organisasi cuma terdapat seorang pemimpin. Tapi jiwa-jiwa pemimpin harus dimiliki seluruh anggotanya.
6.      Organisasi bisa berarti tempat belajar, bisa berarti tempat bergaul, bisa berarti tempat berbisnis, bisa berarti tempat meraih kekuasaan. apapun itu, jadikan organisasimu tempat yang berkesan.
7.      selalu ingat tujuan awal anda mendirikan organisasi ini. Jika anda sudah melupakannya, sepertinya organisasi anda sedang bermasalah.
8.      Tanpa Komunikasi yang baik, sebuah organisasi hanya akan menjadi Rumah besar yang kumuh dan tak berisi.
9.      Sebuah konflik kecil bisa membesar dengan tiba-tiba dan menghancurkan organisasi. Dan sebuah konflik besar terkadang menyadarkan kita tentang pentingnya organisasi tersebut dalam hidup kita.
10.     Seni menyelesaikan konflik adalah seni yang wajib dipelajari setiap anggota organisasi. Dan Sistem Manajemen konflik adalah sistem yang sebaiknya dimiliki sebuah organisasi.
11.     Seperti halnya dengan manusia, organisasi membutuhkan semangat. Upaya-upaya dalam membangkitkan dan mempertahankan semangat organisasi sangat menentukan kelangsungan organisasi tersebut.
12.     Sebuah organisasi itu seperti keluarga. Dan jika organisasi anda tak seperti keluarga, maka ia pasti seperti keluarga yang berantakan.
13.     Dalam sebuah organisasi sebuah persaingan pasti selalu ada. Tapi bukankah persaingan adalah hal yang baik jika ditempatkan pada tempatnya.
14.     Kita tak akan berhasil jika bekerja sendiri-sendiri. Karena itu kita bekerja sama, supaya lebih efektif kita membentuk organisasi. Jika kita tak bisa bekerja sama, maka organisasi ini tak ada artinya.
15.     untuk membentuk kebersamaan dalam organisasi libatkan seluruh anggota dalam berbagai kegiatan. Baik itu kegiatan program kerja, maupun kegiatan dadakan.
16.     semua posisi dalam organisasi adalah penting. Jika tidak percaya, tempatkanlah orang tak bermutu didalamnya, maka pasti seluruh bagian organisasi anda akan terguncang.
17.     Setiap organisasi memiliki budaya organisasi. Dan keberhasilan sebuah organisasi dapat dilihat dari budaya-budaya yang ada dan sedang dibangun di dalamnya.
18.     Manusia selalu mencari nikmat, dan menghindari sengsara. Jika bekerja dalam organisasi adalah sebuah kenikmatan, dan menjauhi dari organisasi adalah sebuah kesengsaraan. Maka organisasi anda akan menjadi organisasi yang besar.
19.     untuk menyelesaikan permasalahan organisasi terkadang dibutuhkan teori-teori manajemen yang canggih, dan terkadang cuma dibutuhkan komunikasi-komunikasi yang sederhana.
20.     organisasi adalah sekolah bagi para calon pemimpin.

Semoga kata-kata mutiara ini dapat menambah wawasan organisasi kita


Jumat, 26 Juni 2015

KISAH INSPIRASI TERBAIK HARI INI YANG PATUT ANDA BACA



Hari pertama kuliah di kampus, Profesor memperkenalkan diri dan menantang kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu saya.

Saya menengok dan mendapati seorang wanita tua kecil, dan berkeriput, memandang dengan wajah yang berseri-seri dan dengan senyumnya yang cerah. Ia menyapa, "Halo anak cakep, Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh tujuh, Maukah kamu memelukku?"
Saya tertawa, dan dengan antusias menyambutnya, "Tentu saja boleh!".
Dia pun memberi saya pelukan yang sangat erat, "Mengapa kamu ada di kampus pada usia yang masih begitu muda dan tak berdosa seperti ini ?" tanya saya berolok-olok.

Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk menemukan suami yang kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan bepergian."
"Ah yang serius?" tanya saya. Saya sangat ingin tahu apa yang telah memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya. "Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya sedang mengambilnya!" katanya.

Setelah jam kuliah usai, kami berjalan menuju kantor senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate milkshake. Kami segera akrab. Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose menjadi bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun. Dia suka berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia pandai sekali menghidupkan suasana.

Pada akhir semester, kami mengundang Rose untuk berbicara di acara makan malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu dia mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kartu pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda pada mikrofon. Dengan ringan dia berkata, "Maafkan saya, saya sangat gugup. Saya sudah lama tidak minum bir. Tetapi wiski ini membunuh saya. Saya tidak bisa menyusun pidato saya kembali, maka ijinkan saya menyampaikan apa yang saya tahu."
Kemudian dia meneruskan, "Kita tidak boleh berhenti bermain karena kita tua. Kita menjadi tua karena berhenti bermain. Hanya ada empat rahasia untuk tetap awet muda, tetap menemukan humor setiap hari. Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu kehilangan mimpi-mimpimu, kamu mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati namun mereka tak menyadarinya. Sungguh, jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan menjadi delapan puluh delapan. Setiap orang pasti menjadi tua. Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tetapi, berbeda dengan menjadi dewasa. Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan. Jangan pernah menyesal. Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat. Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan."

Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi "The Rose". Dia menantang setiap orang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah diupayakannya sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia dengan damai. Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri upacara pemakamannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa yang mengajari kami dengan memberikan teladan, bahwa tidak ada yang terlambat untuk apapun yang bisa kau lakukan. Ingatlah, menjadi tua adalah kemestian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.

Sediakan waktu untuk berpikir, itulah sumber kekuatan.

Sediakan waktu untuk bermain, itulah rahasia awet muda.

Sediakan waktu untuk membaca, itulah landasan kebijaksanaan.

Sediakan waktu untuk berteman, itulah jalan menuju kebahagiaan.

Sediakan waktu untuk bermimpi, itulah yang membawa anda ke bintang.

Sediakan waktu untuk mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa Tuhan.

Sediakan waktu untuk melihat sekeliling anda, hari anda terlalu singkat untuk mementingkan diri sendiri.

Sediakan waktu untuk tertawa, itulah musik jiwa.